Dalam rangka mendukung branding SMPN 2 Nganjuk sebagai sekolah adiwiyata, kami telah merancang sebuah proyek pembelajaran berbasis proyek yang menarik pada mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) kelas 9. Proyek ini bertujuan untuk membekali siswa dengan keterampilan membuat konten digital yang berkualitas, khususnya artikel tentang tanaman yang ada di lingkungan sekolah. Melalui kolaborasi lintas mata pelajaran, yaitu TIK, Bahasa Indonesia, dan IPA, siswa diharapkan tidak hanya menguasai penggunaan Google Docs sebagai alat kolaborasi, tetapi juga memperdalam pengetahuan tentang tanaman dan kemampuan menulis yang baik.
Sebagai guru TIK, saya berperan sebagai fasilitator untuk membimbing siswa dalam proses pembuatan artikel menggunakan Google Docs. Untuk mempermudah proses pembelajaran, saya memanfaatkan platform pembelajaran online, Ruang Arpeda. Melalui Ruang Arpeda, siswa dapat mengakses materi pembelajaran tentang Google Docs secara mandiri, kapan saja dan di mana saja. Dengan demikian, waktu tatap muka di kelas dapat digunakan secara efektif untuk kegiatan diskusi, observasi, dan penyelesaian proyek. Pembelajaran yang fleksibel ini memungkinkan siswa untuk belajar sesuai dengan ritme masing-masing dan mengembangkan keterampilan berpikir kritis serta kreativitas.
Pembelajaran berbasis proyek ini diharapkan dapat memberikan banyak manfaat bagi siswa. Selain meningkatkan kemampuan literasi digital, siswa juga akan memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang pentingnya pelestarian lingkungan. Melalui proyek ini, siswa dilatih untuk bekerja sama dalam tim, berkomunikasi secara efektif, dan menyelesaikan masalah secara mandiri. Proyek ini berupa seri, pembuatan artikel adalah proyek seri pertama.
Saya adalah seorang guru profesional. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan Sertifikat Pendidik yang saya dapatkan setelah melalui Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan tahun 2022, selama 8 bulan di Univesitas Negeri Malang.